
Sentuhan Wisata Desa Astra Bugisan Pikat Wamen PPPA
Sentuhan Wisata Desa Astra Bugisan Pikat Wamen PPPA Dengan Berbagai Keunikan-Keunikan Yang Menarik Perhatian. Desa Sejahtera Astra Bugisan di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Maka akan semakin menunjukkan potensinya sebagai desa wisata berbasis budaya. Konsep yang menggabungkan kehidupan masyarakat, tradisi, UMKM, hingga edukasi tersebut. Bahkan menarik perhatian Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan. Veronica mengunjungi Desa Sejahtera Astra Bugisan pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan. Tentunya untuk melihat secara langsung bagaimana masyarakat mengembangkan potensi lokal melalui konsep living culture. Menariknya, wisatawan tidak hanya di ajak melihat Sentuhan Wisata. Akan tetapi juga dapat merasakan aktivitas yang menjadi bagian dari kehidupan warga sehari-hari.
Berada di sebelah selatan Candi Plaosan, Desa Sejahtera Astra Bugisan memiliki modal budaya yang kuat. Candi Plaosan atau Candi Kembar menjadi salah satu ikon kawasan. Serta yang sekaligus latar yang memperkuat karakter wisata desa tersebut. Saat kunjungan berlangsung, Veronica di sambut kesenian tradisional Gejog Lesung. Ia kemudian melihat produk UMKM yang di kelola perempuan setempat. Kemudian yang mengikuti berbagai kegiatan budaya. Mulai dari membuat emping, menikmati jamu tradisional, melukis topeng. Tentunya hingga mencoba teknik ecoprint menjadi bagian dari pengalaman tersebut. Dengan pendekatan seperti ini, Desa Bugisan tidak menjadikan budaya sekadar pertunjukan. Sebaliknya, tradisi dan aktivitas warga diolah menjadi Sentuhan Wisata yang dapat memberikan nilai ekonomi. Serta yang sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal.
Pemberdayaan Perempuan Ikut Di Perkuat
Selain budaya, perhatian terhadap Pemberdayaan Perempuan Ikut Di Perkuat. Program pendampingan Astra yang di mulai sejak 2022 mencakup bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Program tersebut telah memberikan manfaat kepada 3.154 masyarakat, termasuk lebih dari 200 perempuan. Keterlibatan perempuan terlihat melalui pengembangan berbagai produk UMKM lokal. Mereka tidak hanya menjadi pelaku usaha. Akan tetapi juga bagian dari rantai ekonomi pariwisata yang semakin berkembang. Di sisi lain, sektor pendidikan turut mendapat perhatian melalui pengenalan aksara Jawa, penguatan nilai budaya lokal, literasi digital. Serta peningkatan kemampuan masyarakat dalam membuat konten promosi wisata. Langkah tersebut penting karena promosi digital kini menjadi salah satu kunci untuk memperluas jangkauan pasar desa wisata.
Pendapatan Wisata Naik 56,3 Persen
Perkembangan Desa Sejahtera Astra Bugisan juga terlihat dari dampak ekonominya. Sejak mendapat pendampingan Astra pada 2022, Pendapatan Wisata Naik 56,3 Persen. Tentunya dari Rp491 juta menjadi Rp767 juta. Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa konsep wisata berbasis masyarakat tidak hanya mampu mempertahankan budaya. Akan tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru. Paket wisata edukasi, kerajinan, aktivitas tradisional. Kemudian dengan pengalaman langsung bersama warga menjadi bagian dari penggerak pertumbuhan tersebut. Menariknya, pengembangan ekonomi juga berjalan berdampingan dengan ketahanan pangan. Desa ini memiliki demplot yang mencakup persawahan, budidaya itik petelur, lele. Serta pengelolaan maggot Black Soldier Fly (BSF). Potensi tersebut kemudian dapat di kenalkan kepada wisatawan sebagai bagian. Tentunya dari edukasi berbasis lingkungan dan kehidupan desa.
Wisata, Lingkungan, Dan Ekonomi Berjalan Bersama
Tidak berhenti pada sektor Wisata, Lingkungan, Dan Ekonomi Berjalan Bersama. Masyarakat menjalankan pengelolaan sampah terpadu, budidaya maggot. serta penanaman pohon budaya Dluwang. Pengelolaan lingkungan tersebut turut mengantarkan desa memperoleh Sertifikasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama. Sementara itu, penguatan UMKM dilakukan melalui branding produk lokal, pemasaran digital. Tentunya hingga pengembangan paket wisata berbasis pengalaman. Sebelumnya, Desa Sejahtera Astra Bugisan juga masuk 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 dan meraih berbagai apresiasi dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Pada akhirnya, daya tarik Desa Sejahtera Astra Bugisan bukan hanya terletak pada Candi Plaosan sebagai ikon wisata. Kekuatan sebenarnya berada pada masyarakat yang mampu menghidupkan budaya, menjaga lingkungan. Dan memberdayakan perempuan, dan menciptakan peluang ekonomi secara bersamaan terkait dari Sentuhan Wisata.