
Klasemen Moto3 2026: Veda Urutan 7, Quiles Pemuncak
Klasemen Moto3 2026: Veda Urutan 7, Quiles Pemuncak Dengan Berbagai Fakta-Fakta Menarik Yang Wajib Kalian Ketahui. Tentu Klasemen Moto3 2026 menarik memasuki paruh akhir musim. Nama Maximo Quiles masih menjadi pusat perhatian karena mampu menjaga posisi teratas klasemen dengan keunggulan besar. Sementara itu, pembalap Indonesia Veda Ega Pratama terus mempertahankan posisinya di papan atas. Menjelang Grand Prix San Marino di Misano. Dan Veda berada di urutan ketujuh dengan 97 poin. Posisi tersebut membuat perjuangan Veda semakin penting. Sebab, jarak dengan pembalap di belakangnya cukup tipis. Karena itu, setiap finis dan tambahan poin dapat menentukan perubahan Klasemen Moto3 2026. Maximo Quiles tampil sangat konsisten sepanjang Moto3 2026.
Setelah kemenangan di Aragon, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu mengoleksi 256 poin. Ia unggul 97 poin atas Alvaro Carpe yang berada di posisi kedua dengan 159 poin. David Almansa menempati urutan ketiga dengan 154 poin. Terlebih di susul Brian Uriarte dengan 138 poin dan Marco Morelli yang mengumpulkan 131 poin. Keunggulan tersebut menunjukkan betapa kuatnya performa Quiles musim ini. Ia bukan hanya sering berada di barisan depan, tetapi juga mampu mengubah peluang menjadi kemenangan. Sebelumnya, Quiles juga meraih kemenangan di beberapa seri penting. Serta yang termasuk Prancis dan Aragon. Memasuki GP San Marino, tekanan terhadap Quiles sebenarnya belum hilang. Namun, keunggulan poin membuat pembalap muda Spanyol itu mempunyai ruang lebih besar untuk mengatur strategi balapan.
Veda Ega Tempati Posisi Ketujuh
Veda Ega Tempati Posisi Ketujuh dan menjadi salah satu perhatian utama publik Indonesia. Rookie Honda Team Asia tersebut mengawali musim dengan hasil menjanjikan dan sempat bersaing di papan atas. Ia bahkan mencetak sejarah dengan meraih podium Moto3 Brasil 2026. Kemudian finis ketiga dalam balapan yang di menangi Quiles. Namun, perjalanan Veda tidak selalu mulus. Pada GP Aragon, ia gagal mendapatkan poin setelah finis di posisi ke-20. Hasil itu membuat koleksinya tetap 97 poin dan posisinya turun ke urutan ketujuh. Sebelum GP San Marino, Veda hanya berjarak enam poin dari Valentin Perrone yang berada di posisi keenam. Situasi tersebut membuat seri Misano menjadi kesempatan penting. Veda membutuhkan finis kuat untuk memperlebar jarak dari rival. Serta yang sekaligus membuka peluang kembali mendekati posisi enam besar.
GP San Marino Jadi Ujian Penting
Pada sesi practice GP San Marino Jadi Ujian Penting, Veda mencatat posisi ke-13 sehingga langsung lolos ke Q2. Hasil tersebut menjadi modal positif setelah penampilan kurang maksimal di Aragon. Akan tetapi, kualifikasi kemudian menempatkannya di posisi ke-16, sehingga ia harus bekerja lebih keras saat balapan. Sementara itu, Quiles memulai balapan dari posisi kelima. David Almansa meraih pole position, sedangkan Brian Uriarte dan Joel Kelso mengisi baris depan. Persaingan pun di prediksi berlangsung ketat. Karena Misano memiliki tikungan teknis yang memengaruhi strategi. Pada akhirnya, balapan San Marino berlangsung dramatis. Quiles berhasil menang setelah mengalahkan Almansa dengan selisih hanya 0,021 detik. Veda finis ke-18 sehingga tidak memperoleh tambahan poin. Dengan hasil tersebut, keunggulan Quiles semakin besar. Sedangkan Veda tetap membawa 97 poin.
Persaingan Papan Atas Makin Menarik
Kemenangan di Misano membuat Quiles semakin sulit di kejar. Almansa mendapat tambahan 20 poin dan Uriarte memperoleh 16 poin. Sementara Perrone menambah 11 poin. Carpe justru kehilangan momentum setelah finis ke-17. Dan Persaingan Papan Atas Makin Menarik. Bagi Veda, hasil tersebut menjadi pengingat bahwa konsistensi sangat penting pada sisa musim Moto3 2026. Ia masih memiliki peluang memperbaiki posisi. Akan tetapi harus segera kembali mengumpulkan poin dalam seri-seri berikutnya. Dengan persaingan yang semakin ketat, hasilnya belum sepenuhnya aman bagi pembalap di papan tengah. Quiles memang berada dalam posisi sangat kuat untuk mengejar gelar, tetapi perebutan posisi berikutnya masih terbuka. Sementara itu, Veda di harapkan mampu bangkit dan menunjukkan kembali kecepatan yang membuatnya mencuri perhatian sejak awal musim dalam Klasemen Moto3 2026.