Sterling Resmi "Bercerai" Dengan Chelsea Usai Putus Kontrak

Sterling Resmi “Bercerai” Dengan Chelsea Usai Putus Kontrak

Sterling Resmi “Bercerai” Dengan Chelsea Usai Putus Kontrak Setelah Enam Bulan Terakhir Sosoknya Yang Juga Terasingkan. Kepergian Raheem Sterling dari Chelsea menjadi salah satu berita terpanas di jagat sepak bola Inggris pada Januari 2026. Setelah lebih dari enam bulan di asingkan dari skuad utama. Tentunya ia winger asal Inggris ini akhirnya berpisah secara resmi dari klub London Barat melalui kesepakatan bersama. Terlebihnya untuk mengakhiri kontraknya sebelum masa berakhirnya. Keputusan ini menutup babak penuh drama dalam karier Sterling bersama The Blues dan membuka peluang baru di babak berikutnya. Dalam artikel ini, kita akan mengulas empat fakta terkini yang paling relevan. Dan menarik bagi para penggemar sepak bola. Terlebihnya khususnya setelah periode terasingnya sosoknya di Stamford Bridge.

Konflik Dan Pengasingan: Dari Bintang Utama ke “Bomb Squad”

Sosoknya tiba di Chelsea pada musim panas 2022 dengan status sebagai salah satu rekrutan terbesar era kepemilikan Todd Boehly dan Clearlake Capital. Meski datang dengan pengalaman juara bersama Manchester City dan di nilai sebagai game-changer. Namun kenyataannya perjalanan kariernya di Stamford Bridge tidak mulus. Mulai musim 2024/25, ia tidak lagi menjadi bagian dari rencana pelatih, terutama setelah Enzo Maresca masuk sebagai manajer pada musim tersebut. Alih-alih tampil reguler di pertandingan penting. Namun ia justru di tempatkan dalam skuad cadangan yang di kenal sebagai “bomb squad”. Dan istilah untuk pemain yang tidak masuk skuat utama dan di latih terpisah dari tim. Dalam periode itu, Sterling bahkan tidak di turunkan sama sekali dalam kompetisi resmi. Kemudian hanya berlatih sendirian atau dengan tim pelapis.

Musim Yang Hilang: Pinjaman Yang Gagal Di Arsenal

Salah satu momen penting dalam masa pengasingannya adalah kesepakatan pinjaman ke Arsenal pada musim 2024/25. Langkah ini awalnya di pandang sebagai kesempatan untuk mengembalikan performanya setelah terpinggirkan di Chelsea. Namun kenyataannya tidak sesuai harapan. Selama di Emirates Stadium bersama Arsenal, ia hanya mencatat beberapa penampilan dan kesulitan membawa dampak besar. Sehingga performa dan momentum kariernya stagnan. Setelah masa pinjaman selesai, ia kembali ke Chelsea namun tetap tidak masuk dalam rencana tim utama untuk musim 2025/26. Hal ini semakin memperpanjang periode keringnya dalam laga kompetitif.

Akhir Kisah Di Stamford Bridge: Kontrak Berakhir Dengan Kesepakatan Bersama

Akhir dari fase penuh tekanan akhirnya datang pada akhir Januari 2026. Setelah lebih dari setengah tahun tidak bermain dan di latih terpisah dari skuad. Dan Chelsea dan sosoknya sepakat untuk mengakhiri kontraknya lebih awal dari jadwal. Kesepakatan ini terjadi hanya beberapa hari sebelum penutupan jendela transfer musim dingin. sehingga membuka kesempatan baginya untuk mencari klub baru secara bebas. Menariknya, kontraknya masih tersisa 18 bulan dengan nilai gaji sangat tinggi. Akan tetapi melalui negosiasi, ia setuju untuk melepaskan sebagian haknya demi kebebasan berkarier. Chelsea pun mengeluarkan pernyataan resmi yang singkat namun penuh hormat. Dan mengucapkan terima kasih dan mendoakan yang terbaik untuk langkah selanjutnya sang pemain.

Masa Depan Raheem: Free Agent Dan Peluang Baru

Dengan status free agent resmi, ia kini bebas menegosiasikan kontrak dengan klub mana pun. Situasi ini menjadi peluang sekaligus tantangan besar bagi pemain berusia 31 tahun tersebut. Di tengah spekulasi tentang tim yang tertarik. Baik dari dalam negeri Liga Primer maupun klub luar negeri. Dan keputusan final akan sangat menentukan arah karier Sterling selanjutnya. Beberapa nama klub pernah disebut tertarik pada jasanya selama masa kontraknya. Serta yang termasuk beberapa klub Premier League dan Eropa yang sempat menjalin diskusi di bursa lalu.

Namun tinggi-nya gaji dan bonus adaptasi menjadi faktor utama banyak klub ragu melanjutkan tawaran serius sampai kesepakatan kontrak Chelsea selesai. Kini, semua mata penggemar sepak bola tertuju pada keputusan berikutnya. Kemudian apakah ia akan tetap di Inggris atau mencari tantangan baru di luar negeri? Keputusannya untuk berpisah dengan Chelsea setelah periode pengasingan panjang mencerminkan perjalanan naik-turun dalam dunia sepak bola elite. Meski penuh tantangan, status barunya sebagai free agent membuka pintu lebar bagi babak baru dalam kariernya. Dan sebuah chapter yang layak di simak oleh penggemar di seluruh dunia khususnya bagi Sterling.